Janganungkapan alasan buruk kenapa Anda susah cari kerja, misalnya saja Anda terlalu memilih besaran gaji, atau terlalu perfeksionis dengan suatu pekerjaan. Jika itu sampai orang lain tahu, jangan harap mendapatkan rekomendasi pekerjaan dari orang lain. Karena orang lain juga tidak mau merekomendasikan Anda yang punya sikap seperti itu.
Adaapa dengan Karir Lulusan Arsitektur? Artikel Arsitektur – Pernyataan apabenar profesi arsitek susah kaya pernah saya baca entah di artikel online atau majalah atau di obrolan arsitektur di medsos. Pernyataan tersebut ada lanjutannya, jadi lengkapnya seperti ini: “Ada kabar buruk dan kabar baik untuk profesi arsitek, yang menjadi kabar buruk dari profesi ini adalah
Nah pekerjaan yang satu ini tidak hanya membutuhkan keahlian matematika dan teknik bangunan saja, namun kamu akan dituntut memiliki keahlian di bidang seni dan keindahan. Sebab perancang interior sangat erat kaitannya dengan keindahan yang ada di dalam sebuah ruangan. Jika ada yang mengatakan jurusan arsitek susah cari kerja, itu sih dulu.
Temen2 inilah yang menjadi penyebab utama Anda sulit mendapatkan pekerjaan. Apalagi kalau Anda lulusan SMA. Sedangkan ada juga yang lulusan SMK, bahkan lulusan perguruan tinggi ketika saya tanya apa keahlian yang mereka miliki, ternyata mereka kesulitan menjawab, bahkan tidak tahu tentang keahliannya.
. Pendidikan S1 Teknik Sipil/Teknik Arsitektur. Pengalaman kerja minimal 3 tiga tahun sebagai Project Admin Manager di perusahaan kontraktor high rise…PostedPosted 30+ days agoView all Wijaya Kusuma Contractors jobs - Jakarta jobs - Staf Administrasi Proyek jobs in JakartaSalary Search Project Admin Manager PAM salaries in Jakarta
Di postingan yang lalu saya membahas tentang work from home. Kali ini masih ada kaitannya dengan postingan tersebut, yakni bagaimana sih cara kerja arsitek bekerja secara remote? Perkembangan teknologi membuat banyak hal berubah, salah satunya adalah cara orang bekerja. Jika dulu orang bekerja dari kantor, sekarang bekerja dapat dilakukan dari jarak jauh yang dikenal dengan istilah remote working. Kerja jarak jauh adalah model atau perjanjian kerja di mana karyawan memperoleh fleksibilitas bekerja dalam hal tempat dan waktu kerja dengan bantuan teknologi telekomunikasi. Istilah remote working tentunya sudah tidak asing bagi sebagian orang terutama bagi para pekerja yang bergerak dalam industri kreatif termasuk cara arsitek bekerja remote? Image by AdityuwanaKenapa remote working?Ada beberapa alasan kenapa remote working lebih baik jika dibandingkan sistem kerja konvensional. Lebih fleksibel. Ini alasan yang paling utama. Saya pernah bekerja dari halaman belakang sebuah hostel di Kuala Lumpur. Waktu itu mendadak ada permintaan dari kantor untuk merevisi gambar proyek untuk kebutuhan pekerjaan di lapangan. Hal ini yang agak susah dilakukan kalo sistem kerjanya masih waktu. Bekerja remote membuat saya tidak perlu menghabiskan waktu untuk melakukan perjalanan menuju kantor atau saat istirahat jam makan siang. Jika pekerja lain menghabiskan waktu 3-4 jam untuk aktivitas tersebut, saya dapat memanfaatkannya untuk belajar hal-hal lain, seperti digital marketing, copywriting, atau belajar bahasa asing. Jika sehari saya bisa belajar 3 jam, maka seminggu saya bisa mendapatkan waktu tambahan untuk hal-hal produktif sekitar 15-18 jam. Mungkin lain kali saya bisa membahas lebih detail mengenai hal terbaik. Kadang saya mendapatkan waktu produktif sekitar jam 5 pagi, atau kadang jam 7 malam. Pada jam segitu saya ngga mungkin bekerja di kantor. Yang ada saya tinggal buka laptop dari rumah, atau 'kabur' ke coffeeshop untuk mulai bekerja. Tips bekerja remoteProfesi arsitek bukanlah sebuah profesi yang dituntut harus bekerja dari kantor. Kamu bisa bekerja dari mana pun dan yang kamu perlukan adalah sebuah tim yang dapat bekolaborasi secara online. Dengan begitu, kamu bisa menghemat waktu dan biaya menjadi lebih efektif dan efisien dibanding bekerja secara konvensional. Saya ingin berbagi pengalaman dan tips bagaimana saya sebagai seorang arsitek melakukan pekerjaaan jarak jauh. Persiapan Awal Bentuk Tim. Cari rekan kerja yang mampu mendukung sistem kerja remote dan kolaborasikan secara online. Timnya paling ngga harus terdiri dari beberapa orang dengan disiplin ilmu yang berbeda-beda tergantung dari lingkup proyek yang sedang dikerjakan. Pastikan bahwa seluruh anggota tim mampu mengimplementasikan sistem remote working. Beli Perlengkapan. Sebuah komputer dan koneksi internet yang stabil adalah kunci untuk memulai remote working bagi seorang arsitek. Miliki sebuah komputer yang sesuai kebutuhan yang mampu mendukung pekerjaanmu. Jika lebih sering bekerja dengan berpindah-pindah tempat, sebaiknya kamu membeli sebuah laptop ketimbang PC. Cari laptop yang ringan dan mudah dibawa kemana-mana. Kamu tentunya ngga akan mau laptopmu mengambil lebih banyak ruang di tas traveling. Pastikan juga laptop tersebut memiliki spesifikasi dan fitur yang mendukung dan baterai yang tahan lama. Kamu bisa baca arstikel saya tentang rekomendasi laptop untuk arsitek. Metode Kerja Building Information Modeling. Saat ini, metode kerja di industri kontruksi telah beralih ke BIM. BIM atau Building Information Modeling adalah suatu konsep alur kerja dengan berbasis 3D model, dimana seluruh proses kerja dibuat dalam tiga dimensi yang dikerjakan secara real-time. Kolaborasi untuk mengerjakan sebuah proyek dengan tim dapat menggunakan layanan berbasis cloud untuk menyimpan data proyekmu. Proses Kreatif. Perencanaan desain arsitektur pada umumnya dimulai dari ide dan konsep. Hal ini kemudian dituangkan diatas kertas dalam wujud diagram dan gambar sketsa sebagai desain skematik. Untuk memudahkan koordinasi, bisa menggunakan aplikasi Morpholio Trace dan Morpholio Boards yang memungkinkan untuk membuat sketsa, desain, dan proposal untuk kemudian dibagikan kepada anggota tim dan klien. Hal ini juga untuk mengurangi penggunaan kertas dan mempersingkat waktu Trace. Image from MorpholioBerbagi File di Cloud. Dropbox dan Google Drive adalah dua platform yang paling sering kami gunakan untuk berbagi file. Saya tidak perlu lagi mengirimkan update proyek melalui email ke tim desain sebab semua data proyek tersinkronisasi ketika melakukan perubahan. Kamu mungkin perlu berlangganan bulanan di kedua platform tersebut untuk menambah kapasitas penyimpanan data. Manajemen Proyek. Saya dan tim menggunakan Trello untuk manajemen pekerjaan. Trello memudahkan kami untuk mengatur rencana kerja dan menyelesaikannya sesuai tahapan pekerjaan secara bersama-sama. Dengan Trello, selain bisa memonitor progress pekerjaan yang sedang dikerjakan, kami juga bisa mengatur deadline tugas. Belakangan, kami juga menggunakan Notion yang fungsinya hampir serupa dengan manajemen pekerjaan dengan Trello. Image by AdityuwanaRapat dan Presentasi Desain. Untuk kegiatan meeting dilakukan secara virtual dengan menggunakan Google Meet atau Zoom. Kami menjadwalkan rapat saat membutuhkan keputusan bersama terkait proyek agar meminimalisir miskomunikasi yang biasanya terjadi saat menggunakan fasilitas message seperti WhatsApp. Apabila klien membutuhkan penjelasan proyek secara virtual, presentasi dapat dilakukan melalui screen recording menggunakan Loom. Kegiatan meeting bisa jadi sesuatu yang paling memakan waktu. Dengan menggunakan metode virtual meetings, saya bisa menghemat waktu yang lumayan banyak setidaknya waktu yang dibutuhkan untuk datang ke tempat meeting. Tips Tambahan Fokus dan Jauhi Distraksi. Jauhkan segala hal yang dapat mengganggu fokus kerja. Jika bekerja dari rumah, sediakan tempat khusus untuk bekerja. Jika bekerja di tempat lain seperti kafe, carilah sudut yang tidak ramai. Pelajari dan cobalah teknik Pomodoro. Matikan smartphone, notifikasi media sosial, dan chat Bekerja jarak jauh membutuhkan kedisiplinan yang tinggi, baik oleh kamu maupun tim. Walaupun bekerja remote bukan berarti tidak perlu menentukan jam kerja. Tentukan jam kerja kamu dan manfaatkan jam kerja tersebut sebaik mungkin untuk bekerja. Setelah lewat jam kerja, kamu bisa melakukan hal-hal lain yang ngga ada kaitannya dengan pekerjaan. Hidup tetap harus seimbang antara bekerja dan kehidupan pribadi.
S1/S2 Arsitek - Berpengalaman lebih diutamakan - Teliti, bekerja keras, jujur, disiplin, bertanggung jawab - Memiliki komitmen pada pekerjaan "Waspada…View all PT Elsadai Servo Cons jobs - Jakarta jobs - Arsitek jobs in JakartaSalary Search S1/S2 Arsitek salaries in Jakarta
Bagi kamu yang berjiwa kreatif dan ingin menjadi seorang pemimpin, arsitek adalah salah satu opsi karier yang cocok untuk dipilih. Pekerjaan yang menggabungkan unsur seni, desain, dan teknik ini ternyata banyak diminati oleh kandidat. Profesi ini juga tengah mengalami perkembangan yang cukup stabil. Menurut laman BLS, pekerjaan arsitek diproyeksikan tumbuh sebanyak 3 persen dari tahun 2020 hingga 2030 mendatang. Tak hanya itu, sekitar lowongan untuk posisi arsitek akan diproyeksikan setiap tahunnya, selama satu dekade ini. Nah, bila kamu tertarik dengan prospek karier dan ilmu teknik arsitektur, berikut Glints paparkan serba-serbinya hanya untukmu. Yuk, disimak! Apa Itu Arsitek? © Sebelum membahas lebih lanjut mengenai tanggung jawab seorang arsitek, kamu perlu memahami definisi dari arsitek itu sendiri. Menurut laman Masterclass, arsitek adalah seorang profesional yang bertugas untuk merencanakan dan merancang desain bangunan. Mereka sangat terlatih di bidang seni serta desain dan umumnya memainkan peran kunci dalam sebuah konstruksi, menjadi pemimpin bagi pekerja yang lain. Selain itu, dikarenakan mereka bertanggung jawab atas keselamatan penghuni bangunan, seorang arsitek harus memiliki lisensi profesional. Kata arsitektur sendiri berasal dari bahasa Yunani archee’ dan tectoon’. Archee berarti asli, utama, dan awal. Di sisi lain, tectoon adalah kokoh, tidak roboh, dan stabil. Jika digabungkan, archeetectoon berarti orisinal dan kokoh. Berdasarkan pemaparan tersebut, seperti yang sudah Glints jelaskan, arsitek memiliki kaitan yang erat dengan dunia seni dan teknik. Arsitek berhubungan dengan seni karena mereka harus membuat struktur bangunan yang tampak unik dan memiliki unsur estetika. Namun, lebih dari itu, arsitek juga berhubungan dengan teknik karena harus memperhatikan unsur fungsional, keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan bangunan. Bangunan yang dimaksud pun bisa berupa rumah, apartemen, gedung, hingga taman kota sekalipun. Tanggung Jawab Arsitek © Dilansir dari laman IAI Jakarta, ada enam tanggung jawab seorang arsitek, yaitu sebagai berikut. 1. Membuat konsep rancangan Tugas arsitek yang pertama adalah untuk membuat konsep rancangan bangunan. Pada tahap ini, arsitek harus memastikan semua data dan informasi dari pengguna jasa terkait kebutuhan dan persyaratan pembangunan. Kemudian, arsitek akan membuat analisis dan pengolahan data untuk membuat program dan konsep rancangan. 2. Prarancangan Berdasarkan konsep rancangan yang telah dibuat, arsitek menyusun pola dan bentuk arsitektur dalam bentuk gambar. Selain itu, arsitek juga menyusun nilai fungsional bangunan dalam bentuk diagram. Dalam tahap ini, arsitek akan merangkum perkiraan luas bangunan, bahan yang dibutuhkan, sistem konstruksi, biaya, dan waktu pembangunan. 3. Mengembangkan rancangan Setelah prarancangan disetujui oleh klien, pekerjaan selanjutnya yang menjadi tanggung jawab arsitek adalah mengembangkan rancangan. Pada tahap ini, arsitek akan membuat perancangan yang lebih detail mengenai sistem konstruksi, struktur bangunan, bahan bangunan, dan perkiraan biaya konstruksi. Jika sudah disetujui, hasil pengembangan rancangan ini akan menjadi rancangan akhir bangunan. Rancangan ini merupakan acuan bagi arsitek untuk menjalankan tahap selanjutnya. 4. Membuat gambar kerja Selanjutnya, arsitek akan menerjemahkan konsep rancangan ke dalam bentuk gambar dan uraian-uraian yang detail. Arsitek juga akan menyajikan dokumen pelaksanaan dan syarat teknik pembangunan yang jelas. 5. Proses pengadaan pelaksanaan konstruksi Tanggung jawab arsitek berikutnya adalah melakukan pengadaan pelaksanaan konstruksi. Ada dua bagian dalam tahap ini, yakni penyiapan dokumen pengadaan pelaksana konstruksi dan pelelangan. Pada bagian pertama, arsitek akan mengolah gambar kerja ke dalam format dokumen pelelangan yang dilengkapi uraian Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis Pelaksanaan Pekerjaan RKS, Rencana Anggaran Biaya RAB, dan Daftar Volume Bill of Quantity/BQ. Adapun pada bagian kedua, arsitek membantu klien dalam melaksanakan dan menilai pelelangan. 6. Mengawasi secara berkala Pada tahap terakhir, arsitek melakukan peninjauan dan pengawasan secara berkala di lapangan. Arsitek juga mengadakan pertemuan secara teratur dengan klien dan Pelaksana Pengawasan Terpadu atau MK yang ditunjuk oleh klien. Pengawasan ini dilakukan paling banyak satu kali dalam dua minggu atau sekurang-kurangnya satu kali dalam sebulan. Jenis-Jenis Arsitek © Ada beberapa jenis arsitek yang saat ini populer, seperti dikutip dari MasterClass. Lima jenis arsitek di antaranya adalah sebagai berikut. 1. Design architect Design architect adalah jenis arsitek yang paling sesuai dengan definisi arsitek secara general. Tugas utama dari jenis arsitek yang satu ini adalah menyusun desain proyek secara keseluruhan. Kamu akan menganalisis kebutuhan klien, lokasi dan lingkungan sekitar bangunan, mempertimbangkan anggaran, dan membuat desain bangunan. 2. Technical architect Dibanding design architect, technical architect lebih fokus pada sisi teknis atau fungsi sebuah bangunan. Seorang design architect bertanggung jawab untuk memastikan sebuah bangunan berhasil dibangun dan berfungsi. Biasanya, jenis arsitek yang satu ini lebih banyak bekerja dalam proyek besar, seperti gedung perkantoran. 3. Project manager Jenis arsitek berikutnya adalah project manager. Seorang project manager bertanggung jawab untuk mengatur proyek, mengembangkan rencana kerja, dan berkoordinasi dengan banyak anggota tim. Untuk menjadi project manager, kamu memerlukan pengetahuan yang mendalam tentang proses arsitektur, skill komunikasi, pemecahan masalah, dan leadership yang tinggi. 4. Desainer interior Desainer interior memiliki fokus untuk membangun pengalaman yang menarik bagi siapa pun yang menempati sebuah bangunan. Jenis arsitek yang satu ini bertugas menentukan penataan dinding, pintu, bahan, finishing, stopkontak, desain pencahayaan, hingga furnitur. Semua itu harus dipertimbangkan secara detail mengikuti kebutuhan klien dan kondisi bangunan. 5. Landscape architect Jenis arsitek yang kelima adalah landscape architect. Tanggung jawab seorang landscape architect adalah merencanakan dan merancang bagian luar ruangan, seperti taman dan kebun. Untuk menjadi landscape architect, kamu perlu menguasai beberapa ilmu tambahan seperti manajemen air hujan, desain penanaman, dan perencanaan yang berkelanjutan. Kualifikasi dan Skill yang Dibutuhkan Arsitek © Seperti yang sudah Glints jelaskan, arsitek adalah sebuah pekerjaan yang menggabungkan tiga aspek penting, yaitu seni, desain, dan teknik. Maka dari itu, kamu yang ingin meniti karier di bidang ini perlu memiliki pengetahuan praktis terkait ketiga unsur di atas. Meskipun demikian, bukan itu saja kualifikasi dan skill yang akan dibutuhkan bila kamu hendak menjadi seorang arsitek. Jika benar-benar tertarik dengan industri yang bergerak dinamis ini, berikut adalah daftar keterampilan dan kualifikasi yang akan kamu perlukan, sesuai paparan Career Addict. Kemampuan numerik Pemikiran kreatif Keterampilan berpikir kritis Pengetahuan ilmu hukum dasar Skill komunikasi dan kolaborasi Problem solving skill Peka terhadap unsur komersil Kemampuan artistik Gelar sarjana dari jurusan ilmu arsitektur Lisensi arsitek profesional Itulah pemaparan singkat Glints mengenai serba-serbi karier arsitek yang perlu kamu ketahui. Secara sederhana, arsitek artinya adalah seorang profesional yang bertugas untuk merancang desain serta unsur fungsional sebuah bangunan. Sudah siap untuk lamar pekerjaan arsitek? Yuk, lihat berbagai lowongannya di Glints! Cek Lowongan Arsitek Lainnya Pekerjaan di industri kreatif dan teknik ini tengah naik daun dan diinginkan banyak kandidat. Maka dari itu, apabila kamu benar-benar tertarik untuk menjadi seorang arsitek, pilihlah cabang studi yang tepat dan pelajari skill-skill yang sudah Glints jelaskan di atas, ya. Nah, selain penjelasan satu ini, kamu bisa dapatkan ragam informasi dengan topik yang serupa pada kanal Prospek Karier di Glints Blog. Di sana, Glints sudah sediakan banyak pembahasan mengenai beragam prospek karier menarik lainnya hanya buat kamu. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, langsung baca kumpulan artikelnya sekarang juga. Gratis!Lingkup Pekerjaan Arsitek What Is an Architect? Learn What Architects Do 15 Essential Skills Needed to Be an Architect
arsitek susah cari kerja